Kendurkan tali sepatumu
Karena kita akan sejenak keluar dari waktu
Senja sudah tergelincir
Merebahkan sinarnya menindih jalan aspal yang tengah tidur
Dan angin kehilangan nada dalam siutnya
Jari jemari ku pun terlalu renta untuk menjamah bibirmu
Batang-batang rambut telah matang memutih
Tenagaku habis
Duduklah, sampingku
Disini waktu terhenti dan kau muda selamanya




